Rabu, 12 Juni 2013

EKG



1. Irama jantung
- Lihat di lead II
- Lihat gel. P : (+); (-); (tidak ada)
- Lihat komplek QRS (sempit atau lebar)

A.  Irama Sinus
- Gelombang P defleksi (+) positif/cembung keatas.
- QRS sempit <= 3 kotak kecil
- Frekwensi normal 60-100 x/m, disebut sinur ritme
- Bila HR <> 100 x/m disebut sinus takikardi

B. Irama Junction
- Gel P defleksi (-) negatif/cekung kebawah
- QRS sempit <= 3 kotak kecil
- Frekwensi 40-60 x/m

C. Irama Ventrikel
- Gelombang P Tidak ada/lurus
- QRS lebar > 3 kotak kecil
- Frekwensi 20-40 x/m




2. Menghitung Frekwensi (x/menit)
- Bagi 1500 dengan jarak R-R (kotak kecil) atau
- Bagi 300 dengan jarak R-R (kotak sedang)
- Hitung gel R dalam 6 detik kalikan dengan 10.

3. Menentukan Adanya Gangguan Konduksi

A. Blok AV
                  Hitung panjang interval PR, dimana panjang PR lebih dari 0,2 detik atau 5 kotak kecil
1) AV blok derajat I
- Interval PR memanjang > 5 kotak kecil secara konstan.
- Durasi/panjang Interval PR satu dengan interval PR berikutnya sama
- Setiap P diikuti Kompleks QRS

2) AV blok derajat II Mobitz type I (Wenckebach)
- Durasi/panjang Interval PR satu ke Interval PR berikutnya makin panjang.
- Ada gelombang P yang tidak diikuti Kompleks QRS.

 3) AV blok derajat II Mobitz type II
- Durasi/panjang Interval PR normal.
- Ada gelombang P yang tidak diikuti Kompleks QRS.

4) AV blok derajat III/ Total AV Blok (TAVB)
- Gelombang P lebih banyak daripada Kompleks QRS hampir dua kali lipat
- Gelombang P tidak diikuti oleh Kompleks QRS.
- Kompleks QRS terbentuk dari depolarisasi Ventrikel


B. Blok Cabang Berkas/ Bundle Branch Block (BBB)

- Identifikasi adanya bentuk komplek QRS seperti huruf M dengan lebar lebih dari 0,12 detik.
- Tentukan pada sadapan berapa Komplek QRS seperti hurup M tersebut
- Bila Kompleks QRS yang menyerupai huruf M ada di V1-V3 diidentifikasi sebagai RBBB, Bila terdapat di lead V4-V6 disebut LBBB




4. Menentukan Adanya Ganguan Perfusi
- Identifikasi adanya T inversi, ST depresi dan elevasi, dan Q pathologi.
- Q patologi bermakna kematian jaringan otot jantung/old infark
- ST Elevasi dan depresi bermakna infark akut
- T inverted artinya iskemi




5. Menentukan aAdanya Hipertropi
- Jumlahkan gel S di V1 dengan R di V5/V6, BILA > 35 KK menggambarkan LVH
- Identifikasi perbandingan antara S dengan R di V1

0 komentar:

Poskan Komentar