Jumat, 07 Juni 2013

BAB  III
PEMBAHASAN

A.             Sebab Terjadinya Kesenjangan Sosial di Indonesia
     Beberapa penyebab terjadinya kesenjangan sosial dapat ditinjau dari beberapa aspek, antara lain:

a. Aspek Ekonomi
          Kesenjangan sosial sangat erat hubungannya dengan aspek ekonomi. Kemiskinan menjadi salah satu faktor yang mendominasi terjadinya kesenjangan sosial. Kemiskinan merupakan penyebab utama terjadinya kesenjangan sosial.Banyak orang menganngap bahwa kemiskinan merupakan suratan takdir yang disebabkan oleh sifat malas, tidak kreatif dan etos kerja rendah.Pada dasarnya inti kemiskinan itu terletak pada kondisi yang disebut perangkap kemiskinan,yang terdiri dari : kemiskinan itu sendiri, kelemahan fisik, keterasingan / kadar isolasi, kerentaaan, ketidakberdayaan. Sedangkan beberapa ciri budaya kemiskinan antara lain seperti : fatalisme, rendahnya tingkat aspirasi, rendahanya kemauan mengejar sasaran,kurang melihat kemajuan pribadi, perasaan ketidakberdayaan / ketidakmampuan, perasaan untuk selalau gagal, perasaaan menilai diri sendiri negatif, pilihan sebagai posisi pekerja kasar, tingkat kompronis yang menyedihkan.
            Selain kemiskinan penyebab kesenjangan sosial yang terjadi dari aspek ekonomi adalah kurangnya lapangan pekerjaaan. Lapangan pekerjaan memiliki pengaruh yang sangat besar dalam perekonomian masyarakat, sedangkan perekonomian menjadi faktor terjadinya kesenjangan sosial. Sempitnya lapangan pekerjaan di Indonesia menjadikan pengangguran yang sangat besar di Indonesia dan menyebabkan perekonomian masyarakat bawah semakin rapuh. Salah satu karakteristik tenaga kerja di Indonesia adalah laju pertumbuhan tenaga kerja lebih tinggi ketimbang laju pertumbuhan lapangan kerja. Berbeda dengan negara-negara di Eropa dan Amerika, dimana lapangan pekerjaan masih berlebih. Adapun faktor - faktor penyebab pengangguran itu sendiri antara lain seperti :
a. Kurangnya sumber daya manusia pencipta lapangan kerja
b. Kelebihan penduduk/pencari kerja
c. Kurangnya jalinan komunikasi antara si pencari kerja dengan pengusaha
d. Kurangnya pendidikan untuk pewirausaha

b . Aspek Sosial
Perbedaan status sosial dalam masyarakat dapat menjadi alasan mengapa kesenjangan sosial itu terjadi di Indonesia.Status sosial itiu muncul karena adanya stratifikasi dalam masyarakat .Hal itu dapat kita saksikan dalam kehidupan sehari-hari misalnya kedudukan antara majikan dan pembantu, banyak orang menganggap bahwa pembantu mempunyai kedudukan yang rendah daripada majikan, kedudukan antara kuli dan mandor , kedudukan antara sarjana dengan lulusan SMA, dsb.

c .Aspek Politik dan Hukum
 Negara Indonesia adalah Negara demokrasi yang harus memandang warganya memiliki hak dan kewajiban secara politik serta perlakuan sama di muka hukum. Kebijakan politik ekonomi pemerintah yang cenderung KKN dan mendukung konglomerasi ekonomi, sudah pasti menghasilkan ketidakmerataan pengelolaan sumber daya alam yang ada sehingga berdampak pada munculnya kemiskinan.
Secara hukum, setiap warga negara memiliki perlakuan yang sama di mata hukum. Tapi masih banyak aparat pemerintah penegak hukum yang tidak mau mendengarkan jeritan rakyat kecil atau miskin. Salah satu contohnya adalah diskriminasi tahanan kasus pidana antara orang kaya dan orang miskin. Seorang kaya yang terlibat kasus korupsi mendapatkan fasilitas mewah bagai tinggal di hotel. Sementara seorang miskin yang terlibat kasus kasus pidana kecil saja, seperti mencuri sebuah melon atau dua biji kakau, mereka diperas dan diperlakukan semena-mena oleh aparat penegak hukum. Bahkan dengan masih tingginya kemiskinan di Indonesia saat ini, masih banyak pemimpin kita yang tega melakukan korupsi, padahal di sisi lain masih banyak orang miskin yang membutuhkan uang dari pada mereka.


B.       Dampak Akibat Terjadinya Kesenjangan Sosial di Indonesia
            Kesenjangan sosial semakin hari semakin memprihatinkan, khususnya di lingkungan perkotaan. Memang benar jika dikatakan bahwa yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin. Hal ini jelas-jelas mencederai rasa keadilan serta bertolak belakang dengan kebersamaan dan kesetaraan sosial. Selain itu, kesenjangan sosial tidak sesuai dengan pancasila sila kelima yang berbunyi “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia”. Dalam kenyataan di sekitar kita, kesenjangan sosial membawa dampak negatif kepada masyarakat. Akibat dari semakin meningkatnya kesenjangan sosial adalah:

a. Melemahnya wirausaha
Kesenjangan sosial menjadi penghancur minat ingin memulai usaha, penghancur keinginan untuk terus mempertahankan usaha, bahkan penghancur semangat untuk mengembangkan usaha untuk lebih maju. Hali ini dikarenakan seorang wirausaha selalu di anggap remeh.

b. Terjadi kriminalitas
Banyak rakyat miskin yang terpaksa menghalalkan segala cara untuk bisa memenuhi kebutuhan hidupnya yang beragam, hal itu disebabkan karena ketiadaan dana yang cukup serta kondisi sosial ekonomi yang bermasalah. Oleh sebab itu masyarakat terdorong untuk melakukan berbagai macam tindakan kriminal seperti mencuri,merampok,berjudi,penodongan,dll.
c . Terjadinya Monopoli
Kesenjangan sosial meyebabkan seseorang yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin misikin. Sebab seseorang yang mempunyai kekuatan baik dari segi ekonomi,hukum,politik, dsb, akan berupaya untuk bisa lebih menguasai bidang masing-masing dengan cara melebarkan sayap kekuasaan mereka. Hal tersebut membuat rakyat miskin semakin tertindas karena mereka tidak punya kemampuan untuk melawannya.Sebagai contoh : maraknya pembangunan mal-mal di kota-kota besar, atau pembangunan swalayan di kota-kota kecil sedikit - demi sedikit akan mematikan omset pedagang di pasar tradisional.

C.            Upaya dan Solusi Penyelesaian Kesenjangan Sosial di Indonesia
          Kesenjangan sosial yang terjadi dapat diselesaikan dengan berbagai upaya seperti :
1. Mengutamakan Pendidikan
          Pendidikan merupakan salah satu syarat utama untuk bisa menjadikan negara ini lebih maju dalam segala hal.Dengan tingkat pendidikan yang tinggi maka kecil kemungkinan terjadinya kesenjangan sosial.Oleh karenanya pemerintah wajib mengutamakan pendidikan dalam segala hal sehingga setiap warga negara mempunyai kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan.Hal tersebut dapat dilakukan seperti : pemberian beasiswa,menambah anggaran pendidikan pada APBN.
2. Menciptakan Lapangan Kerja dan Meminimalis Kemiskinan
          Pemerintah dapat mengupayakan hal tersebut dengan berbagai cara berikut antara lain : mengadakan proyek padat karya,mendirikan lebih banyak ukm-ukm, memberlakukan inpres desa tertinggal.
3.  Meminimalis (KKN) dan Memberantas Korupsi Dalam Upaya Meningkatan Kesejahteraan Masyarakat.
          Pemerintah telah membentuk suatu lembaga yang bertugas memberantas (KKN) di Indonesia. Indonesia telah mulai berbenah diri namun dalam beberapa kasus soal korupsi KPK dinilai masih tebang pilih dalam menindak masalah korupsi. Misalnya kasus tentang bank century belum menemukan titik terang dan seolah-olah mengakiri kasus itu. Pemerintah harus selalu berbenah diri karena dengan meminimaliskan (KKN) yang terjadi mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan dana yang ada.
4. Meningkatkan System Keadilan di Indonesia serta Melakukan Pengawasan yang Ketat terhadap Mafia Hukum. Masih banyak mafia hukum merajarela di Indonesia,  semakin membuat kesenjangan sosial di Indonesia makin mencolok.
Inilah upaya - upaya yang dapat dipaparkan dan diharapakan mampu menyelesaikan masalah kesenjangan sosial yang terjadi di Indonesia.

 BAB IV
PENUTUP
Kesimpulan
          Dari berbagai hal tentang kesenjangan sosial yang telah dijelaskan diatas maka dapat ditarik kesimpulan yaitu :
Kesenjangan sosial merupakan masalah yang kompleks yang kerap terjadi dalam masyarakat Indonesia.Kesenjangan dapat terjadi karena adanya dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal.Di Indonesia terjadinya kesenjangan dilihat dari berbagai aspek antara lain : aspek ekonomi,sosial,politik dan hukum.Kemiskinan merupakan sebab utama terjadinya kesenjangan sosial di Indonesia.Oleh karena itu diperlukan penanganan yang tepat dan cepat baik dari pemerintah maupun masyarakat dalam mengatasi kesenjangan sosial.Pemberantasan kemiskinan, memaksimalkan pendidikan, dan membuka lapangan kerja adalah beberapa solusi memberantas kesenjangan sosial di Indonesia. Selain itu, kita juga harus meminimalisasikan KKN dan memberantas korupsi dalam upaya meningkatan kesejahteraan rakyat.
Saran
          Dengan banyaknya permasalahan yang terjadi akibat dari kesenjangan sosial maka peran pemerintah sangat diharapkan untuk dapat memberantas kesenjangan sosial ini.Pemerintah harus lebih bisa menegakkan hukum yang berlaku diatas segala- galanya.Pandangan tentang kinerja pemerintah harus terus ditingkatkan lagi,dan benar-benar memperhatikan kondisi kesenjangan di lingkungan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Partisipasi masyarakat diperlukan supaya keadilan dan kesejahteraan bisa terwujud. Hal itu merupakan tanggung jawab kita bersama yang harus dimulai dari diri kita sendiri untuk bisa peduli dengan sesama.
DAFTAR PUSTAKA
Sunarto Kamanto. 1993. Pengantar Sosiologi. Jakarta : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi UI
Santosa Bambang, dkk. 2008. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Surakarta : UNS Press
Prof.Dr.Walgito Bimo. 1990. Psikologi Sosial (Suatu Pengantar). Yogyakarta : Andi
Koenjaraningrat. 1990. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta : Rineka Cipta

0 komentar:

Poskan Komentar